Mahasiswa KKNT UNCP Gelar Pelatihan Pembuatan Emposan Tikus di Ponrang Selatan
UNCP.AC.ID, LUWU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Universitas Cokroaminoto Palopo melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan emposan tikus di Desa Paccerakang Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, pada Kamis 13 februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat, khususnya para petani, sebagai bentuk upaya membantu mengatasi permasalahan hama tikus yang kerap merusak lahan pertanian.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai alternatif pengendalian hama tikus yang efektif dan mudah dibuat dengan bahan yang relatif terjangkau. Emposan tikus yang diperkenalkan dalam kegiatan ini merupakan metode pengasapan sarang tikus dengan memanfaatkan belerang, Pupuk KNO3 Kristal, dan soda kue yang kemudian dibungkus kertas, lalu dibakar dan menghasilkan asap di dalam lubang tikus.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dampak hama tikus terhadap produktivitas pertanian serta pentingnya pengendalian yang tepat dan terukur. Mahasiswa KKNT menjelaskan prinsip kerja metode emposan, yaitu menghasilkan asap yang masuk ke dalam sarang sehingga dapat membantu mengurangi populasi tikus di area persawahan.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Sebagai bentuk tindak lanjut dan upaya memperluas jangkauan edukasi, mahasiswa KKNT juga membuat video tutorial pembuatan emposan tikus yang diunggah melalui platform YouTube. Video tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran tambahan bagi masyarakat yang tidak sempat mengikuti pelatihan secara langsung, sekaligus menjadi dokumentasi program kerja mahasiswa di lokasi pengabdian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan teknik emposan tikus secara bijak dan sesuai kebutuhan guna menjaga hasil panen tetap optimal. Mahasiswa KKNT UNCP berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani serta menjadi solusi alternatif dalam pengendalian hama
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan produktivitas pertanian.