FTKOM UNCP Sosialisasikan Etika Penggunaan AI bagi Siswa SMAN 5 Luwu
UNCP.AC.ID, PALOPO – Program Studi Informatika Fakultas Teknik Komputer (FTKOM) Universitas Cokroaminoto Palopo bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi literasi digital di SMAN 5 Luwu pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Sosialisasi Batas Etis Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Pengerjaan Tugas Sekolah bagi Siswa SMAN 5 Luwu”.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran akademik di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, perwakilan guru SMAN 5 Luwu menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI memberikan banyak kemudahan bagi siswa dalam proses belajar. Namun, penggunaan AI tetap harus memperhatikan batas etika agar tidak mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa.
Materi utama disampaikan oleh Epa Palentin yang menjelaskan berbagai aspek etika penggunaan AI dalam pendidikan, seperti penggunaan AI sebagai alat bantu belajar, pentingnya mencantumkan sumber penggunaan AI, serta dampak negatif apabila teknologi digunakan secara berlebihan tanpa proses berpikir mandiri.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Dipandu oleh moderator Safna, para siswa aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab terkait penggunaan AI dalam mengerjakan tugas sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Informatika FTKOM UNCP, yaitu:
- Sastrio Manurun Siatu (2304411441)
- Safna (2304411451)
- Epa Palentin (2304411654)
- Alya Nurafni (2304421442)
- Indah Ramadhani (2304411434)
- Elsa (2304411443)
Sementara itu, kegiatan ini didampingi dan dibimbing oleh Abdullah Syukur, S.Pd., M.Pd., serta Nirsal, S.Kom., M.Pd.
Melalui kegiatan ini, FTKOM Universitas Cokroaminoto Palopo berharap siswa semakin memahami pentingnya penggunaan kecerdasan buatan secara etis, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran tanpa mengabaikan integritas akademik dan kemampuan berpikir kritis.