FTKOM Hadirkan Guru Besar Mikroelektronik UNHAS dalam Kuliah Perdana Semester Genap T.A 2025/2026
UNCP.AC.ID, PALOPO – Fakultas Teknik Komputer (FTKOM) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) resmi memulai perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan menggelar Kuliah Perdana yang prestisius secara virtual melalui platform Zoom Meeting, Jumat (27/2/2026).
.jpeg)
Acara yang mengusung tema "Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Kemajuan Transformasi Digital di Era Society 5.0" ini menghadirkan pakar teknologi ternama, Prof. Dr. Ir. Andani, M.T., IPU., ASEAN.Eng., yang merupakan Guru Besar Mikroelektronik, Aplikasi Mikroprosesor/Mikrokontroller dari Universitas Hasanuddin (UNHAS).
.jpeg)
Kegiatan dibuka dengan sambutan Rektor UNCP yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Irwan Ramli, S.Pd., M.Si., Ph.D. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi mahasiswa di tengah cepatnya perubahan zaman.
"Kuliah perdana ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa FTKOM untuk memperluas cakrawala berpikir, terutama dalam memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) menjadi motor penggerak utama di era Society 5.0," ujar Irwan Ramli.
Memasuki acara inti, Prof. Dr. Ir. Andani memaparkan materi mendalam mengenai integrasi perangkat keras (mikroprosesor) dengan kecerdasan buatan untuk menciptakan solusi digital yang lebih efisien. Sesi ini berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator Siaulhak, S.Kom., M.Pd. yang mengarahkan jalannya diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber.
.jpeg)
Menjelang akhir kegiatan, Dekan FTKOM UNCP, Nirsal, S.Kom., M.Pd., memberikan pengarahan langsung kepada seluruh mahasiswa. Beliau memberikan motivasi agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam transformasi digital, tetapi menjadi aktor aktif yang mampu menciptakan inovasi.
.jpeg)
Melalui pelaksanaan Kuliah Perdana ini, Fakultas Teknik Komputer UNCP menaruh harapan besar agar seluruh mahasiswa tidak hanya sekadar memahami teori kecerdasan buatan secara teknis, tetapi juga mampu menginternalisasi semangat inovasi di era Society 5.0. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik daya kritis mahasiswa dalam melihat peluang transformasi digital sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial dan industri di masa depan.
.jpeg)