Siapkan Langkah di Dunia Kampus, Rektor UNCP Kenalkan Sistem Pendidikan Tinggi kepada 1.082 Maba
UNCP.AC.ID, PALOPO — Memasuki dunia perguruan tinggi bukan sekadar berpindah dari bangku sekolah ke ruang kuliah. Di fase baru ini, mahasiswa dituntut semakin mandiri, aktif, kritis, dan mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mengembangkan potensi diri.
.jpeg)
Semangat tersebut menjadi bagian dari materi “Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia” yang disampaikan Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd., kepada 1.082 mahasiswa baru dalam rangkaian PKKMB UNCP 2026, Senin, 31 Agustus 2026, yang merupakan hari pertama pelaksanaan PKKMB.
Kegiatan berlangsung di Gedung Sinar Setuju Kota Palopo, Jalan Pemuda, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, dan menjadi salah satu agenda penting dalam membekali mahasiswa baru sebelum memulai perjalanan akademik mereka di Kampus Kuning.

Materi yang berlangsung pada 09.30–10.40 WITA tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk memahami lebih dekat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus mendapatkan bekal awal dalam menapaki kehidupan akademik di UNCP.
Dalam pemaparannya, Rektor UNCP memberikan gambaran mengenai sistem pendidikan tinggi di Indonesia, termasuk peran dan tanggung jawab mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif membangun pengalaman, kompetensi, karakter, dan jejaring selama berada di lingkungan kampus.

Rektor juga mengajak mahasiswa baru memanfaatkan berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UNCP. Organisasi kemahasiswaan, kegiatan akademik maupun nonakademik, komunitas, serta berbagai aktivitas kampus menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, kreativitas, kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan keberanian mengambil peran.
Pesan tersebut menjadi penting karena perjalanan mahasiswa di perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan nilai dan gelar, tetapi tentang bagaimana membentuk pribadi yang memiliki kompetensi sekaligus karakter untuk menghadapi tantangan masa depan.
Sesi tersebut dipandu oleh Dr. Musliadi, S.Pd., M.Pd. selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi sehingga materi berlangsung interaktif dan komunikatif.
.jpeg)
Antusiasme mahasiswa baru semakin terlihat ketika sesi memasuki tanya jawab. Sejumlah mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan Rektor, menyampaikan pertanyaan dan rasa ingin tahu mereka seputar kehidupan akademik, aktivitas kemahasiswaan, hingga berbagai peluang pengembangan diri selama menjadi mahasiswa UNCP.
Suasana dialog yang terbuka membuat mahasiswa baru tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi mulai berani bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pemikiran. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun budaya akademik yang kritis dan konstruktif.
Bagi UNCP, pembekalan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan mahasiswa baru memiliki pemahaman, kesiapan, dan mindset yang tepat sejak awal. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada sistem pendidikan tinggi, tetapi juga diarahkan untuk melihat kampus sebagai ruang bertumbuh, berkreasi, dan menciptakan peluang.
.jpeg)
Dengan bekal tersebut, 1.082 mahasiswa baru UNCP diharapkan mampu menjalani perjalanan akademik dengan penuh semangat, berani mencoba hal baru, aktif berorganisasi, produktif berkarya, serta terus mengembangkan diri.
Karena di Kampus Kuning, perjalanan menjadi mahasiswa bukan hanya tentang bagaimana lulus, tetapi tentang bagaimana tumbuh, berprestasi, dan meninggalkan dampak.
Selamat memulai perjalanan, 1.082 mahasiswa baru UNCP. Saatnya belajar, bertumbuh, berkolaborasi, dan menjadi generasi yang berdampak.