Seminar PTK UNCP Mendorong Guru dalam Melakukan Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Terdapat 3 tugas utama dosen yang tertuang dalam Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dan, Kemristekdikti melalui program hibah penelitian dan hibah pengabdian kepada masyarakat tiap tahun menyeleksi proposal yang layak didanai. Untuk kategori pengabdian kepada masyarakat, UNCP berhasil meloloskan sebanyak 14 judul yang merupakan jumlah tertinggi kedua di Kopertis wilayah 9. Salah satu judul yang lolos dan baru-baru ini dilaksanakan adalah pelatihan dan pendampingan kelompok guru Kecamatan Bua dalam hal melakukan penelitian tindakan kelas (PTK). Tim pengusulnya adalah Baso Ali, S.Pd., M.Pd dan Bobby Poerwanto, S.Pd., M.Si yang keduanya merupakan dosen Program Studi Informatika
Pelaksanaan kegiatan yang didanai oleh Dikti ini terbagi dalam 2 rangkaian, yang pertama adalah seminar PTK, dan yang kedua adalah pendampingan guru melakukan PTK.
Adapun untuk seminar PTK telah dilakukan pada hari Sabtu, 28 April 2018. Mitra dari kegiatan ini adalah SMPN 2 Bua dan SMPN Satap Raja yang total berjumlah 54 guru. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para guru dari kedua sekolah tersebut untuk dapat melakukan PTK sampai pada tahap publikasi pada jurnal ilmiah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu berkontribusi pada pengisian standar 4 borang akreditasi, sehingga nantinya dapat berorientasi pada peningkatan akreditasi yang saat ini masih B.
Materi yang diberikan pada seminar ada 3, yaitu teknis pelaksanaan PTK yang dibawakan oleh Dr. Ma’rufi, M.Pd yang merupakan Wakil Rektor Bidang Akademik UNCP, lalu dilanjut dengan materi mengapa guru harus melakukan penelitian yang dibawakan oleh dosen Universitas Negeri Makassar Prof. Dr. Syafruddin Side, S.Si., M.Si. Materi ketiga tentang model pembelajaran inovatif yang diberikan oleh Baso Ali, S.Pd., M.Pd. Acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Fakultas Teknik Komputer dan SMPN 2 Bua serta SMPN Satap Raja terkait pendampingan melakukan PTK.
Adapun untuk materi teknis pelaksanaan PTK yang dibawakan oleh Dr. Ma’rufi, M.Pd peserta dibekali tentang instrumen yang dibutuhkan serta penyusunannya. Selain itu, materi ini juga menekankan pentingnya menentukan indikator keberhasilan dalam PTK agar penelitian tidak berlangsung terlalu lama.
Lebih lanjut, kata Doktor lulusan Universitas Surabaya ini “PTK jangan hanya dilakukan untuk kenaikan pangkat, tapi seharusnya PTK dilakukan dengan niat ingin membantu peserta didik meningkatkan hasil belajar sehingga masalah-masalah yang terjadi dalam kelas bisa diselesaikan dengan PTK”ungkapnya.
Setelah mendapatkan materi tentang pelaksanaan PTK, para peserta mendapatkan penjelasan tentang mengapa guru harus meneliti, dan manfaat apa yang didapatkan dengan penelitian.
Sesi terakhir alam kegiatan tersebut para peserta diajak untuk mendemostrasikan beberapa model pembelajaran inovatif yang dapat membantu para guru dalam menyesuaikan strategi mengajar kepada siswa berdasarkan waktu mengajar dan karakteristik siswa.
Ditemui terpisah, ketua panitia Bobby Poerwanto, S.Pd., M.Si mengatakan bahwa setelah kegiatan seminar ini, para peserta akan kembali didampingi oleh dosen UNCP melakukan PTK, dan target dari pendampingan ini adalah adanya karya ilmiah guru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah.