Prospek Lulusan (Alumni) Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNCP
Dengan Visi “Menghasilkan sumberdaya manusia yang bermoral dan kompeten dibidang Agroteknologi dan mampu bersaing secara global pada tahun 2024” Program Studi Agroteknologi merupakan salah satu program studi favorit di UNCP dengan prospek masa depan yang cerah. Melalui dukungan SK BAN-PT No.247/SK/BAN-PT/Ak-XVIS/XII/2013 dengan predikat sangat baik (B). Diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara nasional dan internasional baik dalam dunia kerja dan wirausaha mandiri.

Prospek Kerja:
Lulusan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNCP dapat bekerja di/sebagai:
- Perkebunan baik pemerintah (PTPN) dan swasta.
- Formulator pada industri perbenihan, pupuk, dan pestisida.
- Kementerian pada pemerintah pusat dan berbagai badan dan pusat/balai penelitiannya (Penelitian dan Pengembangan/Litbang).
- Pemerintahan Daerah (Pemda) provinsi dan kabupaten
- Lembaga pembiayaan seperti bank-bank pemerintah dan swasta.
- Akademisi dan peneliti di perguruan tinggi ataupun lembaga riset (pemerintah ataupun swasta).
- Industri pangan, pakan, farmaka dan bioenergi.
- Konsultan profesional di sektor pertanian
- Badan Pertanahan Nasional (BPN).
- Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog)
- Fasilitator pemberdaya masyarakat (LSM) dalam bidang pertanian
- Sarjana Pendamping/THL kelompok tani pada program Kementerian Pertanian
- Wirausahawan atau pelaku bisnis pada komoditas perkebunan, pangan, dan hortikultura
- Wirausahawan atau pelaku bisnis pada bidang perbenihan, pupuk, pestisida, sarana produksi pertanian lainnya, home industri berbasis pangan, dll.
Agroteknologi berasal dari 2 kata, agronomi yaitu ilmu yang mempelajari gejala (fenomena) dalam hubungannya dengan pertanian atau teori serta praktek dalam pengelolaan tanah serta produksi tanaman. Sedangkan teknologi berkaitan erat dengan sains serta perekayasaan. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi serta energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya. Perlu dipahami bahwa teknologi yang dimaksud di sini itu bukan hanya teknologi berupa mesin-mesin pertanian, tetapi bagaimana menghasilkan, memodifikasi, mengadobsi dan memahami aplikasi teknologi tepat guna dan ramah lingkungan dalam menunjang peningkatan produksi pertanian.
Program studi Agroteknologi mempelajari mengenai bagaimana cara mengelola suatu komoditas dari berbentuk benih & bibit sampai berbentuk hasil produk. Mahasiswa belajar tentang tanaman dan tumbuhan, pangan ataupun hortikultura, serta bagimana teknologi penanaman yang baik, proses panen, proses pengolahan, proses produksi dan diversifikasi produk. Kelompok peminatan Agroteknologi lebih fokus ke hal-hal yang berkaitan dengan ‘teknologi budidaya dan bioteknologi tanaman”. Teknologi budidaya tanaman mengkaji cara memuliakan tanaman untuk menghasilkan bibit unggul, meningkatkan produksi tanaman dan memperbaiki kualitasnya. Sedangkan Bioteknologi tanaman difokuskan pada kegiatan kultur jaringan, rekayasa genetik, pemanfaatan bahan serta agen hayati dan nabati dalam menciptakan tanaman unggul, pupuk dan pestisida organik. Menghasilkan riset tanaman yang aplikatif dan berkualitas berdasarkan Rencana Induk Penelitian (RIP) yang berfokus pada komoditi unggulan spesifik lokasi khususnya kakao, kelapa sawit, sagu dan rumput laut.
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNCP membina mahasiswa dalam mempelajari dan mengusai ilmu dan teknologi yang berkaitan dengan tanaman (Agronomi Dasar, rekayasa genetika, fisiologi, pemuliaan, perbenihan, Budidaya Tanaman Perkebunan, Pangan dan Hortikultura, Teknologi Perbanyakan tanaman, dll), lahan dan media tanam (sistem informasi sumber daya lahan, ilmu & kesuburan tanah, Pemupukan, pertanian organik, dll), faktor lingkungan (ilmu hama & penyakit, ilmu gulma, ekologi,Teknik Irigasi dan drainase dll), serta ilmu-ilmu pendukung lainnya seperti bioteknologi, manajemen agroindustri, teknologi pasca panen, etika lingkungan dan kewirausahaan yang saat ini berkembang guna peningkatan efisiensi dalam produksi tanaman untuk mengatasi beragam permasalahan dalam bidang pertanian, pangan, hortikultura, perbenihan dan perkebunan.
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNCP mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) melalui metode pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centred learning/SCL) guna memberikan bekal kompetensi hard dan soft skills. Penerapan metode pembelajaran ini menghasilkan mahasiswa yang aktif dan mandiri menggali potensi dirinya sehingga mampu mengidentifikasi, menganalisis, mencari alternatif pemecahan masalah kompetensi yang diharapkan untuk dunia kerja.
Kualifikasi profesi pada Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNCP adalah penguatan kompetensi mahasiswa/lulusan dalam bidang teknologi budidaya dan bioteknologi tanaman yang terintegrasi dari proses hulu sampai hilir dan penguatan pada kompetensi aspek pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Lulusan program studi agroteknologi diberi gelar Sarjana Pertanian (S.P.).
Bergabunglah bersama kami..!! Gelombang pendaftaran ke 3 telah terbuka..