Berita

PERINGATI WORLD CLEAN UP DAY, MAHASISWA BIOLOGI SAINS ANGKATAN 2017 UNCP GELAR AKSI BERSIH SAMPAH

Dalam rangka memperingati World Clean Up Day 21 September 2019 mahasiswa Biologi SAINS Universitas Cokroaminoto Palopo menggelar aksi bersih sampah di Jl. Lingkar Kota Palopo. Masalah sampah baik organik maupun anorganik menjadi momok menakutkan bagi kalangan pecinta lingkungan. Kurangnya kepedulian masyarakat menjadi problematika yang terjadi sampai saat ini terutama di Kota Palopo.

BERSIH-SAMPAH-(2)

Mengingat banyaknya kaum muda mudi yang hampir setiap hari melakukan kunjungan untuk hanya sekedar menikmati suasana pantai, kemudian banyaknya kafe-kafe yang berjualan disekitaran jalan lingkar dapat memicu banyaknya sampah yang beserakan disepanjang Jl. Lingkar. Kurangnya tingkat kesadaran akan bahaya sampah plastik menjadi dominasi masyarakat untuk lebih sering meninggalkan atau membuang sampah disembarang tempat. Terutama para pengunjung yang meninggalkan bungkus sisa makanan dan minuman.

BERSIH-SAMPAH-4

Aksi World Clean Up day ini dilaksanakan di 157 negara di dunia, di Indonesia ditargetkan sekitar 13 juta relawan yang terlibat dalam kegiatan ini. Aksi bersih sampah yang dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Biologi SAINS UNCP ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, indah dan nyaman. Mengingat hari ini adalah hari perdamaian dunia yang bertepatan langsung dengan World Clean Up dapat meningkatkan kebersamaan dan kerukunan dalam membangun dan menciptakan perdamaian di Indonesia.

BERSIH-SAMPAH-3

Menurut Abdul Rais, S.Si., M.Ling., selaku dosen di UNCP sekaligus anggota Relawan PSLP (Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan) mengatakan bahwa kegiatan seperti ini kalau bisa dilakukan secara rutin, jangan hanya dilakukan selama setahun sekali. Mengingat banyaknya aktivitas dan jumlah sampah yang dihasilkan selalu meningkat setiap harinya. Jadi harus dilakukan kegiatan-kegiatan bersih lingkungan secara rutin untuk mengurangi sebaran sampah-sampah plastik. Rais juga menyampaikan untuk selalu melakukan budaya LISA (LIHAT SAMPAH AMBIL) jangan melakukan budaya LIHAT SAMPAH ABAI. Ini yang menjadi penyakit masyarakat saat ini ketika di tempat umum melihat sampah banyak yang abai.

Twitter