Penandatanganan Kontrak Hibah Kemendiktisaintek 2026, UNCP Tembus Pendanaan lebih dari Rp 2 Miliar
12 Januari 2016   Humas UNCP   Info Universitas   186  
UNCP.AC.ID, PALOPO – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui capaian hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Tahun Anggaran 2026. Prestasi tersebut ditandai dengan pelaksanaan Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendiktisaintek 2026 yang berlangsung di Aula E Kampus 1 UNCP, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UNCP dalam memperkuat budaya riset dan pengabdian sebagai bagian dari komitmen menuju perguruan tinggi unggul dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Ketua LPPM UNCP, Dr. Eka Pratiwi Tenriawaru, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa pada tahun 2026 UNCP berhasil meloloskan berbagai skema hibah nasional dengan total pendanaan mencapai Rp2.089.776.000.
Adapun rincian program yang berhasil lolos pendanaan meliputi:
- 9 Program Penelitian Fundamental Reguler (PFR)
- 2 Program Penelitian Prototipe
- 2 Program Penelitian Dosen Pemula (PDP)
- 1 Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB)
- 12 Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika UNCP yang terus berupaya meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian.
“Ini adalah capaian yang sangat luar biasa. Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan universitas atas dukungan yang begitu besar terhadap pengembangan riset dan pengabdian. Terima kasih pula kepada bapak dan ibu dosen atas kerja keras dan dedikasinya sehingga UNCP mampu meraih pendanaan nasional hingga lebih dari Rp2 miliar,” ungkapnya.
Capaian tersebut semakin istimewa karena selain berhasil menembus pendanaan nasional sebesar Rp2.089.776.000, Universitas Cokroaminoto Palopo juga berhasil meraih peringkat ke-3 perolehan judul Pengabdian kepada Masyarakat se-LLDIKTI Wilayah IX dengan total 13 judul yang lolos pendanaan. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa UNCP terus menunjukkan kualitas dan konsistensinya sebagai kampus yang unggul dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat.
.jpeg)
Sementara itu, Rektor UNCP, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dosen penerima hibah yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, kualitas akademik, serta komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pencapaian ini adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan kualitas akademis bapak dan ibu sekalian. Perolehan hibah ini bukan hanya sekadar pencapaian personal, melainkan amanah besar untuk menghasilkan karya yang solutif dan berdampak,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan bahwa penelitian harus mampu melahirkan inovasi yang menjawab tantangan zaman, sementara program pengabdian diharapkan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dan administratif dalam pelaksanaan hibah agar seluruh program berjalan sesuai aturan, tepat waktu, dan menghasilkan luaran yang telah dijanjikan.
“Mari kita jadikan momentum penandatanganan kontrak ini sebagai titik awal untuk terus berkarya, memajukan institusi yang kita cintai, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Keberhasilan UNCP dalam meraih hibah nasional dan menempati posisi tiga besar pengabdian masyarakat se-LLDIKTI Wilayah IX semakin mempertegas posisi Universitas Cokroaminoto Palopo sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang terus berkembang dan kompetitif di tingkat nasional. Dengan dukungan sumber daya dosen yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, UNCP terus mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat.
Melalui semangat “unggul, berdampak, dan menginspirasi”, UNCP optimis terus menjadi kampus pilihan generasi muda dalam mengembangkan potensi akademik, riset, inovasi, dan pengabdian di kawasan Indonesia Timur maupun tingkat nasional.