MONEV INTERNAL PROGRAM KERJA SAMA KURIKULUM DAN IMPLEMENTASI MBKM UNCP
UNCP sebagai penerima program bantuan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) internal program kerja sama kurikulum dan implementasi MBKM. Kegiatan berlangsung di Aula E Kampus 1 UNCP Rabu, 24 November 2021 yang diikuti oleh 6 Prodi penerima bantuan kerja sama MBKM dan 7 Prodi yang sementara menyiapkan Kurikulum berbasis MBKM.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNCP Irwan Ramli, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program MBKM memiliki tujuan untuk mendorong mahasiswa lebih menguasai keilmuannya sebelum memasuki dunia kerja, dengan cara mengikuti kegiatan pembelajaran di luar kampus dan program studinya. "Monev ini dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan serta memberikan masukan kepada prodi, fakultas, dan kampus dalam mengontrol implementasi MBKM,"pungkasnya.
Dr. Muhammad Ikram, M.Pd selaku PIC Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNCP melaporkan bahwa pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Internal dirangkaikan dengan penyamaan persepsi program kerja sama kurikulum dan implementasi MBKM. "Luaran monev adalah SK implementasi MBKM, Panduan Operasional Baku (POB) , dan kurikulum berbasis MBKM,"ucapnya.
Pelaksanaan MBKM mengharapkan Perguruan Tinggi (PT) membangun ekosistem merdeka belajar dan memanfaatkan materi serta media belajar yang terbuka luas. Upaya mewujudkan hal tersebut PT perlu melakukan relaksasi kurikulum menjadi fleksibel, membuka diri terhadap paradigma-paradigma baru, terhadap cara-cara yang lebih responsif, dari mono menjadi multi, dari mono menjadi inter, bahkan transdisipliner. Selain itu pembelajaran yang dulunya berorientasi theory building menjadi problem solving, bahkan impact making.
Penyusunan kurikulum berbasis MBKM melibatkan mitra, membuat sistem pembelajaran menjadi Student Centered Learning (SCL). Penyusunan pembelajaran mengupayakan peningkatan hard skill dan soft skill mahasiswa. Kurikulum Pendidikan Tinggi dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.