Menanam Harapan di Laut Munte, HMS Biologi UNCP Gelar Transplantasi Terumbu Karang
UNCP.AC.ID LUWU UTARA — Laut bukan sekadar hamparan air, tetapi rumah bagi berbagai kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. Kesadaran inilah yang mendorong Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi (HMS Biologi) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) mengambil bagian dalam menjaga kelestarian ekosistem laut melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Munte, Kabupaten Luwu Utara.
.jpeg)
Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi HMS Biologi UNCP bersama Pemerintah Desa Munte, LKPR, TNI AL, Basarnas Luwu Utara, dan Pertamina.
Sebanyak delapan media transplantasi disiapkan sebagai tempat penempelan fragmen karang. Dengan turun langsung ke perairan, mahasiswa melakukan proses transplantasi secara hati-hati dengan memperhatikan kondisi lingkungan serta prinsip-prinsip konservasi terumbu karang.

Bagi mahasiswa Biologi UNCP, kegiatan ini bukan hanya tentang menanam fragmen karang. Di balik setiap proses transplantasi terdapat pembelajaran mengenai bagaimana sebuah ekosistem dijaga, dipulihkan, dan dipertahankan agar tetap mampu menopang kehidupan di dalamnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan ke kondisi nyata di lapangan. Mahasiswa dapat mengenal secara langsung teknik konservasi dan rehabilitasi terumbu karang serta memahami peran penting ekosistem tersebut sebagai habitat berbagai biota laut.
Ketua HMS Biologi UNCP, Yusya, mengatakan kegiatan transplantasi terumbu karang diharapkan menjadi awal dari tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga ekosistem pesisir dan laut.
.jpeg)
“Menjaga terumbu karang berarti menjaga kehidupan laut dan masa depan masyarakat pesisir,” ujar Yusya, Sabtu (8/8/2026).
Ia menilai pelestarian terumbu karang membutuhkan kerja bersama. Keterlibatan mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, lembaga terkait, dunia usaha, serta berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting untuk memastikan upaya konservasi tidak berhenti pada satu kegiatan.

Atas dasar itu, HMS Biologi UNCP memandang pemantauan pascatransplantasi sebagai bagian yang tidak kalah penting. Pertumbuhan dan kondisi karang hasil transplantasi perlu dipantau secara berkala agar perkembangan ekosistem dapat diketahui sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan konservasi berikutnya.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Kepedulian terhadap laut, menurut HMS Biologi UNCP, perlu dibangun melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten.
.jpeg)
Transplantasi terumbu karang di Munte menjadi langkah kecil dengan harapan besar. Dari tangan mahasiswa dan kolaborasi berbagai pihak, fragmen-fragmen karang ditanam sebagai bagian dari ikhtiar untuk memulihkan kehidupan bawah laut dan menjaga masa depan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada laut.
HMS Biologi UNCP berkomitmen menjadikan edukasi dan konservasi lingkungan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa bagi keberlanjutan ekosistem laut, sekaligus mendukung kehidupan masyarakat pesisir.
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya.