Berita

Biar Kuliah Makin Terarah, UNCP Kenalkan Layanan Akademik kepada Mahasiswa Baru

UNCP.AC.ID, PALOPO — Memahami sistem akademik sejak awal menjadi salah satu kunci agar perjalanan perkuliahan berjalan lebih terarah. Karena itu, Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus membekali mahasiswa baru dengan informasi penting yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

WhatsApp-Image-2026-09-03-at-10.33.29

Pada hari ketiga pelaksanaan PKKMB UNCP 2026, Rabu, 2 September 2026, sebanyak 1.082 mahasiswa baru mendapatkan pembekalan melalui materi “Layanan Akademik” yang disampaikan oleh Aswar Anas, S.Pd., M.Pd., dengan Wisnu Kurniadi, S.Kom., M.Kom. sebagai moderator.

Materi ini memperkenalkan mahasiswa baru pada berbagai hal yang berkaitan dengan layanan akademik di UNCP. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu mengikuti proses perkuliahan dengan baik, mengetahui layanan yang tersedia, serta memahami alur akademik yang akan mereka jalani selama menjadi mahasiswa.

WhatsApp-Image-2026-09-03-at-10.32.59

Sejak awal perkuliahan, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dan aktif dalam mengelola perjalanan akademiknya. Mulai dari memahami informasi perkuliahan, memanfaatkan sistem layanan akademik, hingga memastikan berbagai kebutuhan administrasi akademik terpenuhi dengan baik.

Pengenalan layanan akademik juga menjadi bagian dari upaya UNCP membangun budaya mahasiswa yang tertib, mandiri, dan bertanggung jawab. Dengan mengetahui ke mana harus mendapatkan informasi dan layanan, mahasiswa dapat lebih fokus mengembangkan kemampuan serta mencapai target akademiknya.

WhatsApp-Image-2026-09-03-at-10.33.13

Bagi 1.082 mahasiswa baru, sesi ini bukan sekadar pengenalan layanan, tetapi menjadi bekal untuk menata langkah sejak hari pertama. Sebab, kuliah yang terarah dimulai dari mahasiswa yang memahami sistem, aktif mencari informasi, dan mampu memanfaatkan setiap layanan yang disediakan kampus.

Melalui PKKMB 2026, UNCP terus mempersiapkan mahasiswa baru menjadi bagian dari Generasi Berdampak: Berintegritas, Adaptif dan Kolaboratif Menuju Indonesia Emas 2045.

Twitter