UNCP Gelar PKM Pengolahan Singkong di Rampoang
PALOPO - Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Sabtu (17/9) dan Ahad (18/9) bertempat di Kantor Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Kegiatan bertajuk “UMKM Singkong Keju Beku Melalui Alih Teknologi untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk” ini melibatkan tim pengabdian masyarakat UNCP yang terdiri dari tiga dosen, yakni Fitrah Al Anshari, S.Pd., M.Pd selaku ketua tim, Wahyu Hidayat, S.IP., M.H dan Eva Sohriati, S.Pd., M.Pd masing-masing sebagai anggota, serta para mahasiswa.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan program dana hibah Kemdikbud-Ristek Dikti 2022 ini berlangsung selama dua hari. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah seminar dengan memberikan materi terkait kebutuhan para pelaku usaha singkong keju beku. Ini merupakan bentuk kontribusi UNCP dalam mengasah kreativitas dan tentunya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya yang ada di Kelurahan Rampoang, Kota Palopo.

Hari pertama kegiatan dihadiri oleh Lurah Rampoang, Amri R.S., S.Sos, Babinsa Kelurahan Rampoang, sejumlah warga kelurahan Rampoang, para ibu rumah tangga yang merupakan pelaku usaha Singkong Keju Beku, serta para dosen dan mahasiswa UNCP. Amri R.S yang membuka kegiatan tersebut menyambut baik dan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada tim PKM UNCP atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terimakasih kepada tim dari UNCP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini banyak manfaatnya. Warga kami sangat terbantu. Semoga usaha mereka dapat berkembang,” ujarnya.
Kegiatan seminar menghadirkan para narasumber yang berkompoten di bidangnya. Hari pertama tim PKM mendatangkan dua narasumber, yakni Dr.M.Nur Hakim, M.Pd yang membawakan materi pendaftaran merk produk dan Sukmawati Syam, S.Si., M.Pd yang menyampaikan materi tentang manajemen pengelolaan keuangan.

Di hari kedua, seminar menghadirkan dua narasumber yakni Khaerati, S.Pd., M.Pd dan Nurasia, S.Pd., M.Pd yang masing-masing membawakan materi strategi digital branding dan strategi pemasaran digital serta teknik fotografi produk.
“Alhamdulillah, kami mendapat banyak ilmu setelah mengikuti seminar ini. Kami jadi tahu pentingnya merek produk. Selain itu, kita diajarkan bagaimana menggunakan aplikasi pengelolaan keuangan, aplikasi pemasaran sampai teknik fotografi produk,” kata Ika Meilany, salah seorang mitra usai pelaksanaan seminar.
Sebelum kegiatan seminar ini, tim PKM UMKM Singkong Keju Beku telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Kafe Solata, Rampoang. FGD mendatangkan para mitra atau pelaku usaha singkong keju beku.
Pada kegiatan tersebut, tim banyak mendapatkan pertanyaan dari mitra, mulai dari proses produksi, pengelolaan keuangan, dan cara-cara memasarkan produk. Dari pertemuan tersebut, tim PKM kemudian merumuskan langkah-langkah yang perlu diambil untuk menjawab kebutuhan dari para pelaku usaha.

Setelah kegiatan seminar ini, tim melanjutkan dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan alat-alat dalam proses produksi. “Semoga alat-alat ini bisa membantu para mitra dalam mengembangkan usahanya baik kualitas maupun kuantitas,” ujar Fitrah Al Anshari, Ketua Tim PKM.