Mahasiswa UNCP Ajarkan Peternak Penggunaan Alat Deteksi Suhu Otomatis Pada Usaha Penetasan Telur Aya
LUWU UTARA - Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Palopo menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-PI) yang memiliki fokus pada penerapan teknologi pendeteksi suhu otomatis pada usaha penetasan telur ayam Macorae berbasis Arduino.
Kegiatan ini berlangsung di Dusun Macorae, Desa Katulungan, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Minggu (23/7). Kegiatan PKM-PI ini berawal dari pemahaman akan pentingnya teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam usaha penetasan telur ayam Macorae.
Usaha ini merupakan salah satu bentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berfokus pada produksi telur dan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Dalam rangka membantu UMKM Usaha Mesin Inkubator Penetasan Telur Ayam di Dusun Macorae, tim mahasiswa merancang dan mengimplementasikan alat pendeteksi suhu otomatis berbasis Arduino. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengatasi masalah fluktuasi suhu yang dapat mempengaruhi proses penetasan telur ayam. Fluktuasi suhu yang tidak terkendali dapat mengakibatkan kegagalan penetasan dan penurunan kualitas telur yang dihasilkan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tim mahasiswa bekerja sama dengan pemilik UMKM dan peternak ayam Macorae. Tahapan pelaksanaan meliputi perancangan alat pendeteksi suhu otomatis, pengadaan komponen teknologi yang diperlukan, perakitan alat, serta instalasi di lokasi usaha.

Selain itu, tim mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada para peternak tentang penggunaan, pemeliharaan, dan manfaat dari alat pendeteksi suhu otomatis ini. Proses pelaksanaan kegiatan ini melibatkan keterlibatan aktif dari mahasiswa, dosen pembimbing, dan pemilik UMKM.
Kolaborasi ini berjalan dengan harmonis, di mana tim mahasiswa memberikan wawasan teknis dan pemahaman tentang teknologi, sedangkan pemilik UMKM memberikan wawasan praktis tentang proses usaha penetasan telur ayam. Hasil dari kegiatan ini adalah implementasi alat pendeteksi suhu otomatis yang berhasil diintegrasikan dengan inkubator telur ayam Macorae. Alat ini dapat memantau suhu secara otomatis dan memberikan peringatan jika suhu di luar ambang batas yang ditentukan.
Dengan adanya alat ini, diharapkan masalah fluktuasi suhu yang dapat mengganggu proses penetasan dapat diminimalkan, sehingga kualitas dan hasil penetasan telur ayam Macorae dapat lebih baik. Kegiatan ini merupakan contoh nyata bagaimana pengabdian masyarakat melalui teknologi dapat memberikan dampak positif pada UMKM dan masyarakat.
Melalui kerjasama yang solid dan penerapan teknologi yang tepat, diharapkan UMKM Usaha Mesin Inkubator Penetasan Telur Ayam dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.