MAHASISWA FSAINS UNCP PEROLEH PENGALAMAN INTERNASIONAL MELALUI SAKURA PROGRAM
Mahasiswa Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo mengikuti kegiatan Sakura Exchange Program in Science secara virtual pada tanggal 18 Februari 2022 dan 21 Februari 2022. Sakura Science Program merupakan suatu program pertukaran pelajar dan mahasiswa dari beberapa negara berkembang ke Jepang dengan tujuan memperkenalkan dan memberikan pengalaman terkait perkembangan ilmu dan teknologi di Jepang. Selain itu, dari kegiatan ini diharapkan juga dapat memperkuat hubungan antara Jepang dan negara peserta serta mempromosikan sistem Pendidikan dan penelitian Jepang.
Pada kegiatan ini FSAINS UNCP bermitra dengan yang merupakan institusi riset ilmiah terbesar di Jepang. Didirikan sejak 1917 lalu, dengan jumlah peneliti hingga kini sekitar 3.000 orang, yang tersebar pada tujuh kampus riset utama. Kantor pusat RIKEN di Wako, Prefektur Saitama, tak jauh dari pusat pemerintahan Jepang, Tokyo. Memiliki 485 mitra kerjasama diseluruh dunia termasuk UNCP. Selain RIKEN, kegiatan ini juga melibatkan Kyushu University, Hokkaido University dan Institut Teknologi Bandung sebagai insitusi mitra
Pada kegiatan ini mahasiswa diajak berkunjung secara virtual Fasilitas Superkomputer di ITO campus Kyushu University. Kunjungan ini dipandu oleh Prof Takeshi Nanri yang dimulai dari paparan tentang sistem pada superkomputer di ITO campus dan setelahnya mahasiswa diajak berkunjung secara virtual ke ruangan superkmputer dan menjelaskan bagaimana superkomputer dioperasikan termasuk sistem pendinginannya dengan menggunakan air. Kegiatan sesi ini dituttup dengan kulliah dari Dr. Muh Haris Mahyuddin dari Teknik Fisika ITB yang menjelaskan riset yang dilakukan dengan menggunakan superkomputer di ITO campus. “Jadi riset superkomputer itu bisa kita lakukan di Indonesia dengan mengakses fasilitas superkomputer di Jepang dan belakangan naik daun, karena kegiatan riset dengan superkomputer tidak terdampak dengan COVID-19, karena kita tidak perlu ke Lab dan kita bisa mengerjakan semuanya dari manapun selama akses Internet tersedia.”, Jelas Dr. Haris.
“Kami takjub dengan bagaiamana komputer sebesar itu dibangun dan dipelihara. Pendinginannya ternyata tidak pakai kipas seperti komputer biasa, melainkan menggunakan air yang bekerja seperti radiator mobil.” Ungkap salah satu mahasiswa yang mengikuti program tersebut.
Senin, tanggal 21 Februari 2022, mahasiswa mengikuti kunjungan virtual ke Hokkaido University. Kali ini disambut oleh Prof. Takeshi Iwashita yang memperkenalakan Hokkaido University ke Mahasiswa dan Menjelaskan kegiatan risetnya dengan menggunakan fasilitas superkomputer di Hokkaido University. Kegiatan ini berlangsung santai dengan dialog interaktif antara narasumber dan peserta dan ditutup dengan penjelasan beberapa peluang studi lanjut di Jepang. “We are so happy to welcome all of you virtually, hopefully you can come to Hokkadio University in the Future” Prof Iwashita memberi semangat kepada mahasiswa.
“Kagiatan ini akan rutin kami lakukan. Tahun kemarin kami berkesempatan berkunjung dan diterima secara virtual di RIKEN, NIMS dan Osaka University. Tahun 2022 ini kami diterima Kembali di Hokkaido University dan Kyushu Univeristy. Kesempatan ini sangat berharga bagi mahasiswa karean mereka bisa berkomunikasi langsung dengan Professor dari kampus ternama di Jepang. Maret ini Jepang mulai membuka pintu bagi visitor dan saat ini kami sedang mengirim aplikasi Sakura program lagi, mudah-mudahan kalua lolos tahun ini saya dan beberapa mahasiswa bisa berkunjung langsung ke Jepang, mohon doanya”, Ungkap Irwan Ramli, S. Pd., M. Si., Ph. D.