Literacy in Action, PGSD UNCP Hadirkan Pembelajaran Literasi Berbasis Praktik di SDN 40 Lappo
UNCP.AC.ID, PALOPO - Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan "Literacy in Action: Implementasi Mata Kuliah Pembelajaran Literasi SD melalui Praktik Mengajar Kolaboratif di Sekolah Dasar" yang dilaksanakan pada 21–23 Juli 2026 di SDN 40 Lappo.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Mata Kuliah Pembelajaran Literasi SD yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Semester IV. Di bawah bimbingan dosen pengampu, Opik Dwi Indah, S.Pd., M.Pd., mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui praktik mengajar kolaboratif di lingkungan sekolah dasar sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik.

Selama tiga hari pelaksanaan, mahasiswa mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran literasi yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata. Berkolaborasi dengan guru di SDN 40 Lappo, mereka menghadirkan aktivitas pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan dengan tetap menyesuaikan karakteristik serta kebutuhan belajar siswa.
Kegiatan ini dirancang untuk membawa proses pembelajaran mahasiswa keluar dari ruang kuliah menuju lingkungan pendidikan yang sesungguhnya. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami konsep dan teori pembelajaran literasi, tetapi juga mengasah kemampuan merancang pembelajaran, mengelola kelas, menggunakan media pembelajaran, serta membangun komunikasi yang efektif dengan peserta didik.

Menurut dosen pengampu mata kuliah, Opik Dwi Indah, S.Pd., M.Pd., kegiatan Literacy in Action menjadi ruang belajar autentik yang mempertemukan teori dengan praktik.
"Melalui Literacy in Action, kami ingin membawa pembelajaran mahasiswa keluar dari ruang perkuliahan dan menghadirkannya dalam konteks nyata di sekolah dasar. Mahasiswa tidak hanya memahami teori pembelajaran literasi, tetapi belajar mengimplementasikannya secara kolaboratif, kreatif, dan adaptif sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa."
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sengaja dilaksanakan di sekolah dasar yang berada di wilayah pinggiran Kota Palopo agar mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar dalam konteks sekolah yang beragam.

"Kegiatan ini juga kami arahkan untuk menjangkau sekolah dasar di wilayah pinggiran Kota Palopo agar mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar dalam konteks sekolah yang beragam, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi sekolah melalui aktivitas, strategi, dan media pembelajaran literasi yang inovatif. Harapannya, terjadi proses belajar dua arah: mahasiswa semakin siap menjadi guru yang kompeten dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik, sementara sekolah memperoleh pengalaman pembelajaran yang dapat memperkaya upaya penguatan literasi siswa dan budaya literasi di sekolah."

Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pihak sekolah, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat. Mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar yang autentik sebagai bekal menjadi guru profesional, sedangkan SDN Lappo mendapatkan penguatan praktik pembelajaran literasi yang kreatif dan inovatif.
Kegiatan Literacy in Action menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berdampak yang dikembangkan Program Studi PGSD UNCP. Melalui sinergi antara kampus dan sekolah, UNCP terus menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi lulusan agar siap menjadi guru sekolah dasar yang unggul, adaptif, dan berkarakter.