Berita

APTISI Wil. IX A Komisariat Tana Luwu Tana Toraja Gelar Seminar Sejarah dan Budaya Luwu

Dengan mengangkat tema Membangun Karakter Masyarakat Melalui Penerapan Kurikulum Muatan Lokal Sejarah dan Nilai Budaya Luwu, hari ini, Kamis 06 April 2016, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX A Sulawesi Komisariat Tana Luwu dan Tana Toraja yang bekerjasama dengan Universitas Cokroaminoto Palopo, Kedatuan Luwu, Pemkot Kota Palopo, Dewan Pendidikan gelar seminar Sejarah dan budaya luwu di Auditorium Saokotae Palopo selama 1 hari.

Dalam sambutanya, Ketua Aptisi Wil. IX A Sulawesi Komisariat Tana Luwu dan Tana Toraja, Dr. Suaedi, M.Si yang juga merupakan Rektor UNCP mengingatkan tentang pentingnya sejarah dan budaya Tana Luwu, khususnya buat generasi penerus kita saat ini, mereka sudah mulai lupa tentang nilai-nilai budaya luwu dan sejarah Tana Luwu, padahal banyak Negara maju itu karena mereka menghargai sejarah dan melaksanakan budaya mereka dengan baik. Diharapkan dengan seminar ini, kita bisa berbagi dan berdiskusi tentang isi kurikulum muatan lokal yang sudah dibuat oleh tim penyusun bekerjasama dengan Bappeda Kota Palopo.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Sekertaris Daerah kota Palopo yang sekaligus membuka acara dengan resmi, Ir. H. Muh. Kasim Alwi, MP. Dalam sambutanya mengingatkan tentang nilai-nilai budaya dan sejarah Luwu yang harus dijaga. Beliau mencontohkan masyarakat Jepang yang sampai saat ini sangat menjaga nilai budaya mereka. Kita bersyukur, atas terselenggaranya kurikulum Sejarah dan Nilai budaya Luwu, hal ini membuktikan kepada masyarakat bahwa inilah salah satu bentuk keseriusan Kota Palopo dalam memebentuk karakter peserta didik dilingkup SD dan SMP yang cinta terhadap budaya lokal. Beliau juga menaambahkan bahwa pada dasarnya nilai budaya itu bisa dilakukan jika kita bisa menurunkan ego kita, ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta ini didominasi oleh guru dan kepala sekolah serta dosen, juga dari kalangan mahasiswa dan dinas, semuanya aktif dan antusias mendengar serta berdiskusi tentang isi dari kurikulum ini. Mengingat, dari hasil seminar ini, kurikulum yang ada bisa dikembangkan dan menjadi pedoman bagi guru muatan lokal khususnya, untuk pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran pada setiap jenjang pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.

Tidak lanjut yang diharapkan setelah seminar ini adalah para guru dan penulis kiranya melengkapi dengan menulis bahan ajar dan buku referensi terkait dengan materi yang disusun pada kurikulum ini.

 

Twitter