Berita

Pusat Studi SIG UNCP Survey di Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Wara Barat

Baru-baru ini Pusat Studi Sistem Informasi Geografis (PSSIG) Universitas Cokroaminoto Palopo melakukan studi di beberapa titik rawan longsor di Kecamatan Wara Barat tepatnya di sepanjang Jalan Poros Palopo-Toraja Utara. Kegiatan ini melibatkan 5 dosen dan 17 mahasiswa dari program studi Teknik Informatika dan Fisika Sains UNCP yang dibagidalam tiga tim.

Pelaksanaan kegiatan dimaksudkan sebagai studi lapangan dalam hal identifikasi daerah rawan longsor dan mitigasi yang dilakukan pemerintah setempat. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wujud dari komitmen PSSIG yang terus mendorong kesadaran spasial  di kalangan masyarakat dan mahasiswa dalam menumbuhkan kepedulian terhadap mitigasi bencana longsor sebagaimana yang diungkapkan oleh Bapak Aryadi Nurfalaq, S.Si., M.T. selaku ketua PSSIG. Lebih lanjut diungkapkan oleh Alumni Magister Teknik Geologi Unhas ini bahwa output dari studi ini berupa peta daerah rawan longsor yang diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mengoptimalkan upaya mitigasi bencana longsor oleh pihak terkait.

Dalam studi lapangan yang dilakukan ini, mahasiswa diperkenalkan teknik-teknik identifikasi faktor-faktor biogeofisik yang memicu terjadinya bencana longsor, diantaranya karakteristik jenis batuan (aspekgeologi), jenis tanah, kemiringan lereng, curah hujan, keadaan vegetasi dan penggunaan lahan yang sifatnya aktual. Disamping itu mahasiswa juga diperkenalkan beberapa bentuk upaya mitigasi yang telah tersebar di beberapa titik. Dari hasil studi yang diperoleh, selanjutnya akan dijadikan sebagai referensi dalam pembuatan peta rawan longsor.

Selain studi kualitatif, kegiatan ini juga menitikberatkan pada studi kuantitatif yaitu dengan pengambilan sampel tanah yang yang akan memberikan gambaran terhadap sifat mekanik dan sifat fisik tanah dalam hal kuat tekan tanah dan porositas tanah. Kedua parameter tersebut merupakan penyebab terlepasnya ikatan material tanah yang memicu terjadinya bencana longsor.

“Kami berharap, kami terus dilibatkan dalam kegiatan semacam ini sebagai bentuk optimalisa siperan kami sebagai mahasiswa yang bermanfaat bagi masyarakat utamanya dalam hal mitigasi bencana” ujar Novi Nurmainsyah, mahasiswi semester VII Program studi Fisika yang juga sedang riset tugas akhir mengenai bidang gelincir longsor.

index2_7

 

 

 

.

Twitter